Timer

Senin, April 12, 2010

AYAH

Ayah.
Masih jelas terbayang kerut diwajahmu,
Masih terbayang tatapan tajam kedua bola matamu
Seolah melihat apa yang ada disana
Jauh disana dibalik bumi.

Engkau mampu membakar semangat kami
Semangat kami, anak-anakmu
Engkau mampu membakar hati kami
Hati kami, anak-anakmu
Berlomba, berpacu membangun negeri
Berpacu membangun moral dan akhlak dinegeri ini

Kini
Kami hanya dapat menatap wajahmu dalam bingkai kayu
Bingkai kayu berlapis kaca
Tergantung didinding putih bersih.
Seputih keikhlasan yang telah kau berikan.

Ayah
Hanya doa yang terpanjatkan
Doa kepada Allah yang maha pengasih dan penyayang.
Ya Allah, ampunilah dosa kedua orang tuaku
Sayangilah dia sebagaimana dia menyayangi sejak kecil
Ya Allah, berikanlah tempat yang terbaik,
Tempat yang terindah baginya disisiMu
Amien ya rabbal alamien.

Sumber : Miles

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Online Project management